Archive

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Drama Brown-Rihanna

October 9, 2009 Leave a comment
JAKARTA: Chris Brown adalah penyanyi bernama asli Christopher Maurice Brown. Dilahirkan 5 Mei 1989, Brown memulai debut albumnya berjudul Chris Brown pada usianya yang masih 16 tahun. Penyanyi genre R&B, pop, dan dance ini sudah sejak setahun belakangan dikabarkan jadi pasangan diva R&B Rihanna. Mereka resmi berpacaran sejak Maret 2008.

Meski sempat dikabarkan sudah melamar sang Diva, hubungan keduanya sempat memanas. Sampai pada akhirnya Brown dikabarkan terlibat cek-cok dengan seorang perempuan yang diduga kuat itu adalah Rihanna sendiri sehingga mereka membatalkan penampilan pada ajang Grammy Awards 2009.

Kabar yang menyebutkan jika perempuan yang terluka akibat pemukulan Brown adalah Rihanna, makin santer berembus. Bahkan situs Miss Xpose, mengutip seorang sumber, memastikan jika malam itu perempuan yang tampak lemas terkulai dengan menggunakan tandu ke mobil ambulans adalah Rihanna.

“Saya kenal orang itu karena sangat terkenal dan dia dibawa pihak keamanan dan staf medis. Saya baru sadar jika perempuan itu adalah Rihanna,” ujar sumber yang menyaksikan kejadian malam itu seperti ditulis media online hiburan itu.

Selain staf medis, seorang detektif juga tampak dalam kerumunan orang yang merupakan para bodyguard.

Malam itu terdengar pula suara teriakan dari bibir seorang perempuan yang diduga salah satu staf Rihanna. Dipastikan Rihanna mengalami kejadian buruk malam itu meski manajemennya tidak menjelaskan lebih terperinci bagaimana keadaannya sekarang.

Meski begitu, kepolisian LAPD memastikan jika kejadian malam itu tidak melibatkan adanya senjata berbahaya.

Dalam laporan itu, hanya membenarkan jika kejadian itu melibatkan pasangan Rihanna dan Brown yang mengendarai Lamborghini warna perak yang disewa Brown seharga US$2000 semalam.

From: http://www.bisnisindonesia.com

Categories: Infotainment

Hello world!

October 9, 2009 1 comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories: Uncategorized

Lebih 100 Tewas dalam Kebakaran Terdahsyat di Australia

February 9, 2009 Leave a comment


MELBOURNE – Kebakaran terburuk yang melanda Australia telah menelan lebih dari 100 korban jiwa. Amukan kobaran api yang berada di luar kendali di negara bagian Victoria diperkirakan terus meminta korban jiwa

Sejumlah petugas pemadam kebakaran menggambarkan amukan api dari kebakaran semak belukar itu sebagai ‘holocaust‘. “Bersiaplah menghadapi kabar lebih buruk. Saya khawatir dalam beberapa hari ke depan, kabar yang mengemuka dari bencana kebakaran ini akan lebih buruk, dan saya yakin, Australia perlu mempersiapkan diri untuk menghadapinya,” kata Perdana Menteri Australia Kevin Rudd.

Tim spesialis identifikasi jenazah yang ditugaskan untuk mengindetifikasi jenazah dalam tragedi bom Bali 2002 telah dikerahkan ke Victoria untuk mengindentifikasi jenazah yang hangus terbakar dan sulit dikenali. “Kami masih memperkirakan jumlah korban meninggal dunia akan bertambah,” kata komisioner polisi Victoria, Christine Nixon.

Pernyataan itu disampaikan saat jenazah ke-36 ditemukan di kota Kinglake, barat laut Melbourne. Jumlah rumah yang hangus dilalap api di kota yang terkena dampak terburuk kebakaran itu mencapai 700.

Di sebuah wilayah Kinglake, 6 orang yang berusaha lari dari kejaran amukan api tewas di dalam 1 mobil. Beberapa mobil yang terbakar juga berjejer di sisi jalan wilayah tersebut dan polisi khawatir terdapat korban tewas lain di dalamnya.

Personil angkatan darat Australia telah dikerahkan untuk membantu para petugas pemadam kebakaran yang keletihan dalam menaklukkan kobaran api yang terus berkobar meskipun terdapat penurunan temperatur. Pemerintah Australia telah menyediakan bantuan darurat senilai 5 juta poundsterling guna menyediakan kebutuhan pokok bagi warga yang kehilangan harta benda akibat bencana kebakaran ini.

From: http://www.kompas.com

Categories: Uncategorized

Api Hanguskan Sedikitnya 30 Rumah di Australia

February 9, 2009 Leave a comment
SYDNEY — Api yang berasal dari kebakaran hutan menghanguskan sedikitnya 30 rumah di Victoria, Australia. Meski belum ada laporan soal korban jiwa, petugas di kawasan tenggara Australia itu tengah berupaya memadamkan si jago merah.

Sementara itu, satu orang anggota pemadam kebakaran Victoria dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar yang dideritanya kala memadamkan api.

Saat memasuki musim panas, wilayah Australia sering terlanda oleh api dari kebakaran hutan. Pemicunya adalah naiknya temperatur yang memicu titik api di hutan. Sementara itu, angin di musim panas acap bertiup kencang. Menurut catatan pemerintah, sedikitnya tiap tahun ada 60.000 titik api.

From: http://www.kompas.com

Categories: Uncategorized

Ditemukan Planet Mirip Bumi Mengorbit Bintang Seperti Matahari

February 4, 2009 1 comment

PARIS — Satelit pemburu planet asing milik Perancis COROT berhasil merekam sebuah planet baru di luar tata surya. Ukurannya tak lebih dari dua kali ukuran Bumi dan termasuk planet asing terkecil yang pernah ditemukan.

Planet tersebut mengorbit bintang yang mirip Matahari dan kemungkinan termasuk planet padat seperti Bumi. Penemuan planet padat termasuk mengejutkan karena dari 300-an planet asing yang terdeteksi hampir semuanya berupa gumpalan gas raksasa seperti Planet Jupiter.

“Untuk pertama kalinya kami kebetulan mendeteksi sebuah planet yang berbatu seperti Bumi. Penemuan ini sangat penting dalam rangka memahami pembentukan dan evolusi planet kita,” ujar Malcolm Fridlund, Ketua Ilmuwan COROT dari Badan Antariksa Eropa (ESA).

Objek yang diberi nama CoRot-Exo-7B terletak begitu dekat dengan bintang induknya yang berada 457 tahun cahaya dari Bumi (1 tahun chaya setara dengan 9,5 triliun kilometer) sehingga permukaannya terbakar. Suhu di permukaannya sangat panas sehingga diperkirakan berupa lava pijar atau uap air dengan konsentrasi tinggi antara 1.000 hingga 1.500 derajat Celsius.

Planet tersebut mungkin tersusun dari setengah batu dan setengah air. Jadi, pantas kalau planet tersebut disebut “planet sauna” mengingat betapa panasnya suhu di permukaannya. Dengan suhu sebesar itu, kehidupan hampir dikatakan mustahil.

Para astronom Perancis dan Badan Antariksa Eropa (ESA) mendeteksi keberadaan planet itu saat posisi transit. Teleskop yang dibawa COROT mendeteksi kedipan cahaya akibat gerakan planet di depan bintangnya. CoRot-Exo-7B menempuh lintasan yang sangat cepat. Satu tahun di sana setara dengan 20 jam di Bumi.

Dengan teknik tersebut para astronom dapat memperkirakan ukuran planet tersebut. Planet tersebut jelas bukan planet gas meskipun belum diketahui massanya. Namun, diperkirakan antara 5,7 hingga 11 massa Bumi.

From: http://www.kompas.com

Categories: Uncategorized

Teleskop Pemburu Planet Sejenis Bumi

February 4, 2009 Leave a comment

TITUSVILLE — NASA mengumumkan segera diluncurkannya teleskop sederhana, yang akan mengemban misi besar, yakni menemukan berbagai planet sejenis Bumi yang mengorbit bintang-bintang jauh.

Sekalipun para astronom telah menemukan lebih dari 330 planet yang mengelilingi bintang-bintang pada berbagai tata surya lain, tak ada dari mereka berukuran dan berlokasi yang diduga menjadi unsur penting untuk mendukung kehidupan.

Menyandang nama astronom abad 17 yang menguraikan gerakan planet-planet, teleskop Kepler dijadwalkan akan diluncurkan pada 5 Maret dengan roket tak berawak Delta 2 dari Stasiun AU Tanjung Canaveral.

Begitu mencapai posisi yang mengikuti orbit Bumi, Kepler memfokuskan kegiatannya selama tiga setengah tahun pada wilayah langit bertabur banyak bintang antara konstelasi Sygnus dan Lyra.

Dilengkapi dengan kamera 95 megapiksel, kamera terbesar hingga sejauh ini yang pernah diterbangkan ke antariksa, Kepler akan berupaya menemukan planet-planet seukuran Bumi yang mengorbit di dekat bintang-bintang induk mereka.

Para ilmuwan menyatakan kegiatan ini akan seperti berupaya menemukan agas atau nyamuk kecil di tengah cahaya kemilau.

Menurut seorang pengamat dari luar NASA, sebuah planet sebesar Jupiter mengecil di depan cahaya matahari. Jalan lintasan berbagai dunia seperti Bumi menghasilkan perubahan kecemerlangan sekitar 84 bagian dalam sejuta.

“Ini sinyal yang kecil sekali dan sulit sulit diprediksi,” kata James Fanson, manajer proyek Kepler di Laboratorium Proplusi Jet badan antariksa AS tersebut di Pasadena.

“Rencananya akan mengamati tempat ini selama tiga tahun dan menunggu sampai bintang-bintang itu berkedip.”

Kepler akan mengirimkan data dari 170.000 target kepada para ilmuwan di Bumi untuk dianalisa.

Hanya sebagian kecil

Bintang-bintang yang dipilih hanya sebagian kecil dari sekitar 4 juta obyek yang diamati Kepler, tetapi para ilmuwan ingin memaksimalkan waktu pengamatan teleskop untuk memastikan mereka dapat menangkap sebanyak mungkin bintang yang berkelap-kelip.

Untuk menemukan planet seperti Bumi, para ilmuwan akan membutuhkan sedikitnya empat transit, suatu proses yang memakan waktu sekitar tiga setengah tahunan. Teleskop-teleskop berbasis darat akan digunakan untuk memverifikasi hasilnya.

“Terdapat beberapa fenomena astrofisika yang menyamar sebagai planet,” ujar Michael Bicay, direktur sains pada Pusat Riset Ames NASA di California, kepada para wartawan di Tirusville, Florida, tempat teleskop Kepler sedang disiapkan bagi peluncurannya.

“Kami harus memilah-milah mereka,” kata Bicay, seperti dilaporkan Reuters.

Tak seorang pun tahu seberapa banyak bintang yang memiliki planet bertubuh padat seperti Bumi yang mengorbit di berbagai kawasan yang dapat dihuni, tempat adanya air cair.

Air diyakini sebagai unsur terpenting bagi kehidupan, kendatipun bukti ini hanya didasarkan pada satu contoh, yakni Bumi.

“Kita berhak hidup dalam suatu masa dan sebuah negara yang memiliki teknologi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini secara ilmiah,” kata Fanson.

From: http://www.kompas.com

Categories: Uncategorized

Listrik Tenaga Gravitasi Hebohkan Pamekasan

February 4, 2009 Leave a comment

PAMEKASAN — Setelah pembangkit listrik Jodhipati buatan Djoko Suprapto, kini giliran pembangkit listrik tenaga gravitasi yang kini mulai membuat heboh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bahkan memastikan akan membantu pengurusan paten penemuan energi listrik tenaga gravitasi oleh Djoko Pasiro (40) warga Kampung Pongkoran, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota, Pamekasan itu.

“Kami akan membantu mengurus semua kelengkapan administrasinya untuk mendapatkan hak paten atas temuan Pak Djoko ini,” kata Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Pemkab, Drs. Abd Razak Bahman, Selasa (3/2).

Bahkan, kata mantan Kabag Kesra itu, Pemkab juga akan menyediakan dana khusus dari APBD. Sebab penemuan energi listrik tenaga gravitasi Djoko Pasiro tersebut juga merupakan aset bagi pemerintah daerah dan warga Madura pada umumnya.

“Kalau dimanfaatkan secara optimal dengan modal yang cukup, saya yakin di Madura, khususnya di Pamekasan tidak akan pernah kekurangan energi listrik,” katanya.

Dalam penemuannya, Djoko mengandalkan gravitasi bumi untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik tersebut murni berasal dari kekuatan alam dan tidak ada bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan untuk menggerakkan mekanik penarik dinamo generator.

Menurut Abd Razak Bahman, temuan Djoko Pasiro tersebut, memang murni merupakan temuan teknologi canggih, bukan rekayasa sebagaimana pernah terjadi di daerah lain. Hal itu setelah Pemkab dan Bupati Pamekasan meninjau langsung ke rumah Djoko Pasiro, Senin (2/2).

“Dari hasil kunjungan itulah bupati lalu memerintahkan kami untuk menguruskan hak paten hasil kekayaan intelektual Pak Siro ini. Sekaligus dengan dananya. Sebab dia sendiri merasa kesulitan untuk mengurusnya,” katanya.

Temuan energi listrik tenaga gravitasi yang spektakuler warga Kelurahan Gladak Anyar itu, kini sudah dimanfaatkan penerangan kebutuhan listrik di rumahnya dan tetangga sekitar Djoko Pasiro di Kampung Patemun. Terkait penemuannya itu, Djoko menyatakan kesiapannya diuji secara ilmiah.

Bahkan warga yang kesehariannya bekerja sebagai tukang servis elektronik itu juga mengaku pernah mempresentasikan penemuannya itu di Yogyakarta di sebuah lembaga penelitian teknologi. Bahkan ketika itu temuan Djoko tersebut sudah ditawar Rp5 miliar, tapi lulusan Sekolah Teknik Mesin (STM) Pamekasan itu menolak dengan alasan ingin mengembangkannya di Madura.

“Dengan uang sejumlah itu saya bisa membeli rumah baru dan fasilitas lainnya, tapi saya tetap merasa rugi. Sebab saya seolah tidak punya temuan, karena menjadi milik orang lain,” terangnya.

Menurut Djoko Pasiro, temuan itu merupakan hasil penelitian yang ia lakukan selama puluhan tahun, sejak belajar di bangku sekolah.

“Saya bersedia menjelaskan secara ilmiah dan mempraktekkan ke publik nantinya apabila temuan saya sudah memiliki hak cipta,” katanya menjelaskan.

Selain akan menguruskan hak patennya, Pemkab juga berjanji akan membantu Djoko untuk mencarikan investor nantinya.

“Kami berharap, kalaupun nanti sudah ada investor setelah ada hak paten, pengembangan lebih lanjut tetap di Pamekasan. Sehingga, kalau harus diproduksi masal, pabriknya harus di sini,” kata Bupati Pamekasan Kholilurrahman.

Menurut Djoko Pasiro, pihaknya sudah menyiapkan tujuh tipe dari temuannya itu dan semuanya sudah dihitung secara ilmiah. Masing-masing tipe menunjukkan besarnya watt yang akan dihasilkan. Yakni antara 2.500 watt untuk hingga ribuan megawatt dengan biaya sekitar Rp 15 juta hingga ratusan juta rupiah bergantung pada tipe masing-masing.

“Kalau tipe yang menghasilkan 2.500 watt seperti yang sudah saya coba itu hanya Rp15 juta. Tapi kalo hingga tipe yang ribuan megawatt tentunya kisaran ratusan juta,” terangnya.

From: http://www.kompas.com

Categories: Uncategorized